LOWONGAN PEKERJAAN: Explore4Action (E4A)

Explore4Action (E4A) adalah program empat tahun yang bertujuan membangun basis pengetahuan dan kapasitas advokasi pemuda untuk memperkuat program kesehatan reproduksi remaja di Indonesia. Kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama Pusat Kesehatan Reproduksi FKKMK UGM, John Hopkins Univeristy dan Rutgers. Salah satu kegiatan penelitian yang dilakukan oleh E4A adalah penelitian kuantitatif bernama Global Early Adolescent Study (GEAS) dan penelitian kualitatif bernama Youth Voice Research (YVR).

EFFECTIVENESS STUDY ON THE INTEGRATION OF MICRONUTRIENT POWDER (MNP) INTO LOCAL FOOD BASED SCHOOL MEALS IN TIMOR TENGAH SELATAN (TTS) AND KUPANG DISTRICT OF NUSA TENGGARA TIMUR (NTT) PROVINCE

Despite notable economic and social progress in Indonesia, food insecurity, as well as child and maternal under-nutrition remain persistent challenges. In the past three years, the prevalence of stunting has increased from 35.6% to 37.2% nationwide, with much higher levels in the eastern provinces, such as East Nusa Tenggara, West Nusa Tenggara, Maluku, and West Papua.

Analisis Indikator Kesehatan Strategis RPJMD Kabupaten Tulungagung

Pencapaian sasaran pembangunan yang optimal membutuhkan sinergi antar pemangku kepentingan pembangunan baik ditingkat pusat ataupun sinergi pusat dan daerah. Pemerintah daerah berperan penting dalam menerjemahkan kebijakan nasional yang tertuang di RPJMN 2015-2019 ke dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) agar pembangunan merata di seluruh wilayah NKRI. Untuk kepentingan ini, pengelolaan kebijakan dan rencana pembangunan daerah seharusnnya menerapkan prinsip berwawasan global dan berkearifan lokal. Salah satu isu global yang digaungkan saat ini adalah sustainable development goals (SDGs) yang mencakup 17 indikator kesepakatan global yang harus dicapai pada 2030.

SURVEILLANCE TO ESTIMATE DISEASE BURDEN, COST OF CHILD CARE UTILIZATION, COST-BENEFIT AND COST-EFFECTIVENESS EVALUATIONS OF IMMUNIZATION PROGRAMS FOR ROTAVIRUS DIARRHEA IN INDONESIA: EXPANDED SURVEILLANCE

Rotavirus (RV) is one of the most common causes of acute dehydrating diarrhea in young children in developed and developing countries. In 2006, RV was estimated to cause 610,000 deaths annually in children younger than 5 years of age. For this age group, RV is also responsible for 2.4 million hospitalizations, 24 million clinic visits, and 114 million episodes of gastroenteritis requiring home care. By age 5, nearly every child will have an episode of RV gastroenteritis, 1 in 5 will visit a clinic for treatment, 1 in 65 will be hospitalized, and about 1 in 293 will die. RV mortality occurs primarily in the poorest countries where 82 percent of RV deaths occur.

Laporan Kajian AKB Sulawesi Tengah

Kajian Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah merupakan kegiatan survei yang didukung oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah bekerjasama dengan Pusat Studi Kesehatan Reproduksi (KESPRO) Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada. Latar belakang dilakukannya kegiatan ini didasarkan atas tingginya AKB di Sulawesi Tengah. Bahkan menurut laporan SDKI 2007, Provinsi Sulawesi Tengah menampati urutan ketiga tertinggi dibanding dengan Provinsi lain di Indonesia. Dengan selesainya kegiatan kajian AKB ini sudah dapat menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan faktor-faktor yang menyebabkan masih tingginya angka kematian bayi di Sulawesi Tengah.

Laporan Baseline Survey Jawa Barat

At least 10,000 women die of childbirth related causes every year in Indonesia. The most recent estimate of MMR is 228 maternal deaths per 100.000 live births. In the five years prior to the 2007 Indonesian Demographic Health Survey (IDHS) reported 46% of mothers delivered in a facility and 73% of deliveries were attended by health personnel (doctor, nurse, or midwife). Approximately 7% of women underwent caesarean section between 2003 and 2007. Inequities of access in the utilization of facilities for birth delivery are noted between the poorest and the wealthiest (World Bank, 2011).